Dengan roket ke Matahari: sekitar 100 hari

Dengan roket (61.000 km/jam) dibutuhkan sekitar 100 hari untuk sampai ke Matahari – pada jarak rata-rata 149.600.000 km, tanpa henti dan dalam garis lurus.

Karena jaraknya terus berubah, waktu tempuh berkisar dari 100 hari (terdekat) hingga 100 hari (terjauh).

Sebagai perbandingan

Kira-kira selama "Seratus Hari" Napoleon pada 1815.

Cara menghitungnya

Jarak terdekat
147.100.000 km
Jarak rata-rata
149.600.000 km
Jarak terjauh
152.100.000 km
Kecepatan
61.000 km/jam (kecepatan wahana Voyager 1)
Rumus
Waktu tempuh = jarak ÷ kecepatan
Hasil
149.600.000 km ÷ 61.000 km/jam ≈ 100 hari

Asumsi: kecepatan konstan dalam garis lurus, tanpa berhenti, percepatan, atau pengereman. Pesawat antariksa sungguhan terbang melengkung dan memanfaatkan gravitasi planet.

Perlu diketahui: Matahari

Bumi mengorbit Matahari pada elips yang hampir bulat. Bumi paling dekat pada awal Januari (perihelion, sekitar 147 juta km) dan paling jauh pada awal Juli (aphelion, sekitar 152 juta km). Jarak rata-rata 149,6 juta km disebut satuan astronomi (SA) dan menjadi penggaris Tata Surya. Anda toh tak bisa mendarat: Matahari tak punya permukaan padat.

→ Lembar fakta: Matahari

Matahari: waktu tempuh dengan setiap kendaraan

KendaraanKecepatanWaktu tempuhRentang
Mobil100 km/jam170 tahun170 tahun – 170 tahun
Pesawat900 km/jam19 tahun18,6 tahun – 19,3 tahun
Roket61.000 km/jam100 hari100 hari – 100 hari
Kecepatan cahaya1.079.252.849 km/jam8,3 menit8,2 menit – 8,5 menit

Dengan roket ke tujuan lain

▶ Kalkulator antariksa