Dengan mobil ke Matahari: sekitar 170 tahun
Dengan mobil (100 km/jam) dibutuhkan sekitar 170 tahun untuk sampai ke Matahari – pada jarak rata-rata 149.600.000 km, tanpa henti dan dalam garis lurus.
Karena jaraknya terus berubah, waktu tempuh berkisar dari 170 tahun (terdekat) hingga 170 tahun (terjauh).
Sebagai perbandingan
Jika Anda berangkat tahun 1859, saat Charles Darwin menerbitkan On the Origin of Species, Anda akan tiba kira-kira sekarang.
Cara menghitungnya
- Jarak terdekat
- 147.100.000 km
- Jarak rata-rata
- 149.600.000 km
- Jarak terjauh
- 152.100.000 km
- Kecepatan
- 100 km/jam
- Rumus
- Waktu tempuh = jarak ÷ kecepatan
- Hasil
- 149.600.000 km ÷ 100 km/jam ≈ 170 tahun
Asumsi: kecepatan konstan dalam garis lurus, tanpa berhenti, percepatan, atau pengereman. Pesawat antariksa sungguhan terbang melengkung dan memanfaatkan gravitasi planet.
Perlu diketahui: Matahari
Bumi mengorbit Matahari pada elips yang hampir bulat. Bumi paling dekat pada awal Januari (perihelion, sekitar 147 juta km) dan paling jauh pada awal Juli (aphelion, sekitar 152 juta km). Jarak rata-rata 149,6 juta km disebut satuan astronomi (SA) dan menjadi penggaris Tata Surya. Anda toh tak bisa mendarat: Matahari tak punya permukaan padat.
→ Lembar fakta: MatahariMatahari: waktu tempuh dengan setiap kendaraan
| Kendaraan | Kecepatan | Waktu tempuh | Rentang |
|---|---|---|---|
| Mobil | 100 km/jam | 170 tahun | 170 tahun – 170 tahun |
| Pesawat | 900 km/jam | 19 tahun | 18,6 tahun – 19,3 tahun |
| Roket | 61.000 km/jam | 100 hari | 100 hari – 100 hari |
| Kecepatan cahaya | 1.079.252.849 km/jam | 8,3 menit | 8,2 menit – 8,5 menit |